“Dengan pelanggaran kepercayaan dan propaganda yang sudah terjadi berulang kali, Selat Hormuz diblokade kembali,” tegas Mehdi Tabatabaei, Juru BIcara Kepresidenan Iran, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran mengeluarkan peringatan bagi kapal-kapal agar tidak angkat jangkar dari Teluk Persia dan Laut Oman. Mendekati Selat Hormuz akan sama saja dengan “bekerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi target”.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pun bereaksi. Trump menegaskan akan terus berunding dengan Teheran.
“Mereka ingin kembali menutup selat tersebut, dan mereka tidak bisa memeras kami. Kami sedang berbicara dengan mereka, kami bicara dengan prinsip yang tegas,” tutur Trump kepada para jurnalis, sebagaimana diwartakan Bloomberg News.
(red)



























