Logo Bloomberg Technoz

Ultra Mikro BRI Dorong Perempuan Naik Kelas


(Dok. BRI)
(Dok. BRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Upaya pemberdayaan perempuan dari keluarga prasejahtera kini menunjukkan perkembangan yang semakin nyata. Melalui sinergi dalam ekosistem Holding Ultra Mikro, BRI Group membuka akses yang lebih luas bagi perempuan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup.

Ekosistem ini menghadirkan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga mencakup pendampingan dan penguatan kapasitas usaha. Dengan strategi tersebut, nasabah didorong untuk naik kelas dan menjadi pelaku ekonomi yang lebih produktif.

Dalam struktur ini, PT Permodalan Nasional Madani melalui program PNM Mekaar memegang peran penting sebagai pintu masuk inklusi keuangan. Program ini menyasar perempuan prasejahtera dengan memberikan akses modal sekaligus pelatihan usaha yang berkelanjutan.

Dampak nyata dari program tersebut terlihat pada kisah Novi Widianingsih, nasabah PNM Mekaar asal Bojonegoro. Ia juga dipercaya sebagai Ketua Kelompok Walet GS Goa Sumur sejak 2019, yang menjadi wadah pemberdayaan bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Kelompok ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembiayaan, tetapi juga sebagai ruang belajar bersama. Para anggota dapat berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun semangat usaha secara kolektif.

Sebagai ketua, Novi memainkan peran strategis dalam menggerakkan anggota kelompok. Ia tidak hanya mengoordinasikan kegiatan, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir agar lebih berani dalam mengembangkan usaha.

Dari proses tersebut, Novi mulai mengembangkan usaha pribadi di bidang penjualan sandal dan sepatu. Usaha yang awalnya sederhana kini berkembang menjadi sumber penghasilan utama keluarga.

“Niat saya hanya ingin membantu ekonomi keluarga. Tapi setelah ikut program PNM Mekaar dan aktif di kelompok, saya jadi lebih berani mengembangkan usaha. Sekarang alhamdulillah usaha saya bisa berkembang dan juga membuka lapangan kerja untuk warga sekitar,” ujar Novi.

Perkembangan usaha tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi memiliki dampak berlapis. Tidak hanya meningkatkan pendapatan individu, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Integrasi Layanan Perkuat Usaha

Melihat potensi yang dimiliki, Novi kemudian memanfaatkan peluang dalam ekosistem Holding Ultra Mikro dengan menjadi BRILink Agen Mekaar. Peran ini menjadi bentuk integrasi layanan keuangan yang memberikan manfaat tambahan.

Sebagai agen, Novi dapat melayani berbagai transaksi keuangan masyarakat. Layanan ini mencakup pembayaran tagihan, setor dan tarik tunai, hingga transfer antar rekening.

“Menjadi BRILink Agen menambah penghasilan saya, tapi yang lebih penting saya bisa membantu masyarakat di sekitar untuk transaksi keuangan tanpa harus jauh-jauh ke bank. Per bulannya saya melayani lebih dari 60 transaksi, paling banyak transaksi membayar tagihan, setor dan Tarik tunai serta transfer,” tambahnya.

Peran sebagai agen tidak hanya memberikan tambahan pendapatan, tetapi juga memperluas kontribusinya di masyarakat. Ia menjadi perpanjangan tangan layanan keuangan yang memudahkan akses bagi warga sekitar.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa sinergi dalam Holding Ultra Mikro merupakan strategi untuk memperkuat pemberdayaan secara menyeluruh. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga memperluas dampak sosial.

“Selain pembiayaan, ekosistem Holding Ultra Mikro juga mendorong penguatan peran nasabah melalui integrasi sebagai BRILink Agen Mekaar. Peran ini menjadi tambahan sumber penghasilan, dan di sisi lain menjadi perpanjangan layanan keuangan yang menghadirkan akses transaksi secara lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” pungkas Dhanny.

Secara nasional, program ini telah menjangkau jutaan perempuan pelaku usaha ultra mikro. Sepanjang 2025, PNM tercatat melayani 22,9 juta nasabah yang tersebar di lebih dari 60 ribu desa di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 1,4 juta nasabah berhasil naik kelas dengan mengakses layanan lanjutan dari BRI dan Pegadaian. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kapasitas usaha yang signifikan.

Selain itu, lebih dari 450 ribu nasabah PNM Mekaar kini telah menjadi BRILink Agen. Kehadiran mereka memperkuat jaringan layanan keuangan hingga ke tingkat komunitas.

Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas pendekatan terintegrasi dalam pemberdayaan ekonomi. Sinergi antara pembiayaan, pelatihan, dan akses pasar menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan usaha.

Kisah Novi menjadi salah satu contoh bagaimana perempuan dapat bertransformasi menjadi pelaku usaha yang mandiri. Dengan dukungan yang tepat, mereka tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan memberi dampak bagi lingkungan.

Melalui ekosistem Holding Ultra Mikro, BRI Group terus memperluas jangkauan inklusi keuangan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lebih banyak pelaku usaha tangguh yang berkontribusi pada perekonomian nasional.

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Ketika akses terhadap modal dan pengetahuan terbuka, peluang untuk tumbuh menjadi semakin besar.

Dengan pendekatan yang konsisten, program ini diharapkan terus melahirkan kisah sukses baru di berbagai daerah. Perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga penggerak ekonomi di komunitasnya.