Logo Bloomberg Technoz

Rahasia Tren Kenaikan BBRI hingga Jadi Kontributor Utama IHSG

Cahya Puteri Abdi Rabbi
20 July 2026 15:35

Ilustrasi Bank BRI (BBRI) (Dennis A. Pratama/Bloomberg Technoz0
Ilustrasi Bank BRI (BBRI) (Dennis A. Pratama/Bloomberg Technoz0

Bloomberg Technoz, Jakarta - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi motor utama penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (20/7/2026), seiring reli yang berlanjut sejak awal Juni.

Saham BBRI sudah naik 80 poin atau 2,69% ke level Rp3.050. Kenaikan tersebut memberikan kontribusi terbesar terhadap laju IHSG dengan sumbangan 11,74 poin.

Penguatan hari ini juga memperpanjang tren kenaikan BBRI dalam sekitar satu setengah bulan terakhir. Di mana, saham BBRI sempat mencapai level tertinggi Rp4.250 pada 18 September 2025, sebelum turun hingga menyentuh level terendah Rp2.590 pada awal Juni lalu. Sejak titik terendah tersebut, saham BBRI telah pulih sekitar 17,8% ke level Rp3.050 pada perdagangan siang ini.


CLSA Sekuritas menilai pelemahan harga saham selama beberapa waktu terakhir membuat valuasi BBRI menjadi semakin menarik. "BBRI telah melalui tahun yang menantang. Saham kini diperdagangkan pada 1,4x PB 2026CL, di bawah garis minus satu standar deviasi (1,78x) dan jauh di bawah rata-rata jangka panjang 2,12x," kata CLSA dalam risetnya, dikutip Senin (20/7/2026).

CLSA menjelaskan bahwa tekanan terhadap kinerja BBRI pada tahun ini terutama dipicu kondisi likuiditas perbankan yang masih ketat. Dana pemerintah masih berada di luar sistem perbankan sehingga persaingan mendapatkan dana pihak ketiga meningkat. Kondisi tersebut membuat biaya dana (cost of fund) naik dan menekan margin bunga bersih (NIM). Selain itu, portofolio kredit mikro juga masih dalam proses normalisasi.