Logo Bloomberg Technoz

Ketika lalu lintas harian tetap sangat terbatas, dan setelah kegagalan pembicaraan di Pakistan, AS menerapkan blokade terhadap kapal yang singgah atau menuju pelabuhan Iran. Langkah ini bertujuan membatasi ekspor minyak Iran serta memberikan tekanan ekonomi kepada pemerintah di Teheran agar mengembalikan status Selat Hormuz sebagai jalur bebas biaya bagi semua kapal.

Lalu lintas Selat Hormuz. (Sumber: Bloomberg)

Meski Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada 17 April menyatakan Hormuz “sepenuhnya terbuka,” Iran masih menetapkan syarat pelayaran. Akses tampaknya bergantung pada keberlangsungan gencatan senjata Israel-Lebanon, dan hanya kapal komersial yang dapat melintas melalui rute yang dikoordinasikan dengan militer Iran.

Iran berulang kali menyatakan ingin mempertahankan kendali atas selat tersebut dalam jangka panjang dan tengah menyiapkan regulasi untuk mengenakan biaya transit. Iran kemungkinan tidak akan melepaskan pengaruhnya terhadap jalur perairan — dan secara tidak langsung terhadap ekonomi global — tanpa konsesi signifikan dari AS. Negara itu juga pernah menghadapi periode panjang ekspor minyak rendah, termasuk pada masa jabatan pertama Trump ketika AS menerapkan strategi “tekanan maksimum” melalui sanksi keras.

Trump mengatakan blokade AS akan tetap berlaku hingga kesepakatan yang lebih luas “100% selesai.”

Program Nuklir Iran

Trump mengatakan pembicaraan di Pakistan berakhir tanpa hasil karena Iran menolak menghentikan program nuklirnya. AS mendorong agar Iran dilucuti dari kemampuan nuklirnya — kecuali fasilitas pembangkit listrik sipil di Bushehr — sehingga tidak dapat memproduksi bom atom. Iran selama ini membantah ingin mengembangkan senjata nuklir, meski klaim tersebut diragukan sejumlah pemerintah Barat. Iran menegaskan memiliki hak untuk memperkaya uranium untuk tujuan sipil.

Trump juga menolak wacana moratorium sementara terhadap pengayaan uranium Iran dan mengklaim Iran telah menyetujui penghentian program nuklir tanpa batas waktu. Axios melaporkan AS mempertimbangkan pencairan dana Iran yang dibekukan senilai US$20 miliar sebagai imbalan jika Iran menyerahkan cadangan uranium yang telah diperkaya, mengutip dua pejabat AS. Namun Trump menyatakan “tidak akan ada pertukaran uang dalam bentuk apa pun.”

Terakhir kali pengawas nuklir PBB dapat memverifikasi cadangan uranium Iran adalah sebelum serangan AS dan Israel pada Juni 2025. Inspektur menemukan Iran telah mengumpulkan 441 kilogram uranium dengan tingkat pengayaan 60%, yang jika diproses lebih lanjut cukup untuk sekitar selusin bom nuklir. Lokasi dan kondisi cadangan tersebut saat ini belum diketahui.

Program nuklir Iran. (Sumber: Bloomberg)

Konflik Lebanon

Konflik berkepanjangan di Lebanon, di mana Israel juga berperang melawan kelompok yang didukung Iran, Hizbullah, mengancam upaya AS mengakhiri permusuhan dengan Iran.

Meskipun Israel menyetujui penghentian serangan terhadap Iran selama dua pekan, negara itu awalnya tetap melanjutkan serangan ke Lebanon. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, yang ikut dalam pembicaraan di Pakistan, mengatakan “gencatan senjata di Lebanon sama pentingnya dengan gencatan senjata di Iran.”

AS menempuh jalur diplomasi terpisah untuk meredakan konflik Lebanon. Trump pada 16 April mengatakan Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata 10 hari dan pejabat AS akan bekerja dengan kedua pihak untuk mencapai perdamaian permanen. Hizbullah tidak ikut dalam negosiasi, meski kelompok itu menghentikan serangan roket ke Israel pada malam hari.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pasukan Israel akan tetap berada di “zona penyangga keamanan” di Lebanon selatan selama gencatan senjata berlangsung. Salah satu tuntutan utama Israel dalam pembicaraan damai adalah pelucutan senjata Hizbullah. Namun, kelompok tersebut menolak pembubaran kekuatan militernya, dan pemerintah Lebanon sebelumnya gagal melucuti kelompok tersebut.

Hambatan Lain

AS juga ingin Iran membatasi program rudal balistiknya. Senjata tersebut dinilai dapat menjangkau wilayah di luar Timur Tengah dan berpotensi digunakan sebagai sistem pengantar hulu ledak nuklir jika Iran mengembangkan kemampuan tersebut.

Pemerintahan Trump juga menuntut Iran menghentikan pendanaan dan persenjataan kelompok di kawasan, seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman. Iran memandang kelompok tersebut sebagai bagian dari “poros perlawanan” untuk memperluas pengaruhnya di Timur Tengah.

Syarat lain dari Iran dalam kesepakatan damai termasuk pencabutan sanksi — sesuatu yang sebelumnya dibuka kemungkinan oleh AS — serta tuntutan yang dinilai sulit dipenuhi, seperti kompensasi kerusakan akibat perang dan penarikan pasukan tempur Amerika dari kawasan.

Trump kemungkinan bersedia berkompromi terhadap tuntutan maksimalnya dan membiarkan beberapa isu penting belum terselesaikan, seiring meningkatnya tekanan politik dan ekonomi untuk mengakhiri konflik. Perang tersebut telah mendorong harga bensin di AS melampaui US$4 per galon untuk pertama kalinya sejak 2022, yang membebani konsumen menjelang pemilu paruh waktu akhir tahun ini.

(bbn)

No more pages