Logo Bloomberg Technoz

Di pasar energi, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun menuju US$93 per barel, sementara Brent menetap di atas US$99 pada Kamis. Namun, harga minyak riil tetap jauh di atas harga kontrak berjangka karena kelangkaan pasokan jangka pendek. Dated Brent, tolok ukur utama harga fisik dunia, diperdagangkan di kisaran US$116 per barel.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari—langkah yang diharapkan dapat meredakan ketegangan regional secara luas. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi kesepakatan tersebut melalui pesan video sebagai upaya menuju "perjanjian damai bersejarah" dengan Lebanon.

Trump mengarahkan Wakil Presiden JD Vance, Menlu Marco Rubio, dan Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine untuk bekerja sama dengan kedua negara demi mewujudkan perdamaian abadi. Meskipun kampanye militer Israel melawan Hizbullah di Lebanon selatan sempat mengancam proses gencatan senjata dengan Iran, pengumuman Trump tersebut sama sekali tidak menyebutkan nama Hizbullah.

Di sisi lain, Panglima Militer Pakistan Asim Munir melawat ke Iran pekan ini dalam upaya memediasi gencatan senjata yang lebih panjang. Pakistan sebelumnya telah menjadi tuan rumah pembicaraan tingkat tinggi antara pejabat AS dan Iran akhir pekan lalu, meski belum membuahkan terobosan besar dalam perang yang telah berlangsung enam minggu tersebut. Trump menyatakan dirinya "mungkin" akan berkunjung ke Pakistan jika kesepakatan dengan Iran berhasil dicapai.

“Mereka telah menyetujui hampir semua hal,” kata Trump. “Mereka hanya perlu duduk di meja dengan pena.”

AS dan Iran mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata selama dua minggu, menurut sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut. Kedua pihak tidak ingin kembali ke pertempuran, kata sumber lainnya.

Komentar dari pejabat Iran dan AS pada Kamis menunjukkan kedua pihak masih berjauhan dalam isu utama, namun gencatan senjata di Lebanon dapat memberikan momentum baru. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf sebelumnya mengatakan gencatan senjata permanen harus mencakup pertempuran di Lebanon.

Sejumlah pemimpin Arab Teluk dan Eropa meyakini kesepakatan damai AS–Iran akan memakan waktu sekitar enam bulan dan meminta gencatan senjata diperpanjang selama periode tersebut. Mereka juga menginginkan pembukaan segera Selat Hormuz dan memperingatkan risiko krisis pangan global jika jalur tersebut tetap tertutup setelah bulan depan.

Kontrol atas Selat Hormuz tetap menjadi isu sensitif, dengan blokade angkatan laut AS kini memasuki hari keempat. Iran, yang secara efektif menutup selat tersebut sejak awal perang, juga berencana mengenakan biaya bagi kapal yang melintas bahkan setelah perang berakhir.

Inggris dan Prancis akan menjadi tuan rumah pertemuan sekitar 40 negara untuk membahas pembentukan pasukan angkatan laut guna menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Namun, pengerahan misi tersebut masih jauh karena pemimpin Eropa ingin menunggu kesepakatan jangka panjang antara AS dan Iran.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan militer siap melanjutkan pertempuran “dengan sekali perintah,” dan memperingatkan Iran agar tidak mengambil langkah yang salah.

Sebanyak 14 kapal telah berbalik arah dalam tiga hari terakhir untuk menghindari blokade kapal yang terkait Iran di selat tersebut, menurut US Central Command.

Iran memandang perpanjangan blokade AS sebagai “awal pelanggaran gencatan senjata,” kata komandan markas militer gabungan Iran Ali Abdollahi kepada televisi pemerintah.

Amerika Serikat juga mengirim ribuan tambahan pasukan ke Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang untuk menekan Teheran agar mencapai kesepakatan, lapor The Washington Post.

Meski Israel ikut menghentikan serangan terhadap Iran pekan lalu, militernya tetap melanjutkan operasi terhadap Hizbullah di Lebanon, yang memperumit upaya perdamaian lebih luas.

Netanyahu mengatakan ia telah memerintahkan militer Israel, yang menginvasi Lebanon bulan lalu, untuk memperluas zona penyangga yang ingin dibentuk di negara tersebut.

Pembicaraan antara Israel dan pemerintah di Beirut berlangsung Selasa di Washington. Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan memaksa satu juta warga mengungsi, menurut otoritas Lebanon.

Trump sendiri beberapa kali berganti sikap antara menyatakan konflik hampir dimenangkan dan mengancam eskalasi, sementara pertanyaan tetap muncul mengenai alasan utama AS dan Israel melancarkan pemboman, terutama terkait program nuklir Iran.

Iran mengatakan tidak sedang mengembangkan program senjata nuklir. Hak negara tersebut untuk penggunaan energi nuklir damai “tidak dapat dicabut,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei. Namun, tingkat dan jenis pengayaan uranium “dapat dinegosiasikan,” tambahnya.

Bahkan jika kesepakatan AS–Iran tercapai, pemulihan penuh aliran energi dari Teluk dapat memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, meningkatkan kekhawatiran inflasi global dan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Gangguan pasokan lain, terutama pupuk, juga dapat mengurangi produksi pangan dan mendorong kenaikan harga.

PBB siap membentuk koridor untuk mengangkut pupuk melalui Selat Hormuz, namun hal itu bergantung pada tercapainya kesepakatan politik, menurut seorang pejabat tinggi PBB.

(bbn)

No more pages