Harga Minyak Turun Saat Trump Optimistis soal Kesepakatan Iran
News
17 April 2026 06:00

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak turun setelah Presiden Donald Trump menyampaikan nada optimistis mengenai prospek gencatan senjata permanen antara AS dan Iran.
West Texas Intermediate turun mendekati US$93 per barel, melemah lebih dari 3% sepanjang pekan ini, sementara Brent crude ditutup di atas US$99 pada Kamis. Trump mengklaim, tanpa bukti, bahwa Tehran telah menyetujui syarat-syarat yang selama ini ditolaknya, termasuk “minyak gratis” dan pembukaan Selat Hormuz. Republik Islam tersebut belum secara terbuka mengonfirmasi bahwa mereka telah membuat konsesi tersebut.
Pasar minyak mentah terguncang oleh konflik yang kini mendekati hari ke-50. Permusuhan tersebut memicu guncangan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan Tehran menghentikan sebagian besar lalu lintas melalui Selat Hormuz, sehingga mengganggu sekitar seperlima aliran minyak global. Belakangan, AS juga memberlakukan blokade angkatan lautnya sendiri.
Meski demikian, sejumlah pemimpin Arab Teluk dan Eropa menyatakan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran kemungkinan memerlukan waktu sekitar enam bulan untuk dicapai, dan kedua pihak yang bertikai sebaiknya memperpanjang gencatan senjata untuk mencakup periode tersebut, menurut para pejabat.


























