Logo Bloomberg Technoz

Adapun, besaran dividen final itu mengindikasikan yield 4,12% berdasar pada penutupan perdagangan saham AALI sesi I, Rabu (15/4/2026) di level Rp8.125 per saham.

Rencananya, dividen final itu akan dibagikan kepada pemegang saham pada 13 Mei 2026.

Manajemen AALI menyatakan bahwa sisa laba bersih setelah pembagian dividen akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan, terutama dalam mendukung agenda penanaman kembali (replanting) dan efisiensi operasional di tengah fluktuasi harga komoditas global.

Total laba bersih perusahaan yang diperoleh pada tahun buku 2025 mengalami kenaikan sebesar 28% dibandingkan tahun buku sebelumnya, sebesar Rp1,14 triliun.

(fik/naw)

No more pages