Logo Bloomberg Technoz

Terbaik di Bursa Asia, IHSG Ditutup Menguat 2% Lebih

Muhammad Julian Fadli
10 April 2026 17:00

Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini dengan penguatan yang amat optimistis. Lebih–lebih, penguatan IHSG menjadi tertinggi dan terbaik di Bursa Asia.

Pada Jumat (10/4/2026), IHSG ditutup di posisi 7.458,49, menguat 2,07% dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

IHSG Penutupan Sesi II pada Jumat 10 April 2026 (Bloomberg)

IHSG berhasil menutup perdagangan di posisi tertingginya 7.488,01 sedang terendah ada di 7.346,49. Volume perdagangan tercatat melibatkan 42,94 miliar saham. Nilai perdagangan mencapai Rp18,12 triliun dengan frekuensi yang terjadi 2,28 juta kali diperjualbelikan.


Saham–saham perindustrian, saham keuangan, dan saham konsumen non primer menjadi pendorong utama melesatnya IHSG dengan kenaikan 4,28%, 3,02% dan 2,63%. Sebanyak 485 saham mengalami kenaikan, dan ada 181 saham melemah. Sedang ada 153 saham stagnan.

Sejumlah saham mencatat kenaikan luar biasa dan menjadi top gainers. Diantaranya adalah saham PT Natura City Developments Tbk (CITY) yang melejit 34,7%, saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dan saham PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) yang melesat 34,5% serta saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) juga menguat 34,4%.