Logo Bloomberg Technoz

IHSG & Bursa Asia Melemah Usai Gencatan Senjata Timteng Dilanggar

Muhammad Julian Fadli
09 April 2026 13:50

Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpeleset di jalur merah pada perdagangan siang hari ini. IHSG bergerak senada dengan Bursa Saham Asia imbas tersengat kabar dilanggarnya kesepakatan gencatan senjata antara AS dengan Iran. 

Pada Kamis (9/4/2026), IHSG menutup perdagangan Sesi I di posisi 7.268. Melemah 0,15% dan 11,17 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, volume transaksi yang didominasi aksi jual mencapai 16,63 miliar. Nilai transaksi sebesar Rp8,84 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebesar 1,33 juta kali diperjualbelikan.


Nyaris keseluruhan indeks sektoral melemah, dengan saham perindustrian dan saham keuangan jadi yang paling parah dengan jatuh 1,72% dan 0,79%.

Sejumlah saham–saham yang melemah dalam dan menjadi top losers di antaranya saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) yang amblas 13,7%, saham PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) yang jatuh 11,3%, dan saham PT Shield on Service Tbk (SOSS) yang drop 9,75%.