Logo Bloomberg Technoz

Sucor Sekuritas Sukses Gelar Stock Idea Festival 2026


Peserta memgikuti Stock Idea Festival di Jakarta, Sabtu (23/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Peserta memgikuti Stock Idea Festival di Jakarta, Sabtu (23/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Gelaran Stock Idea Festival 2026 menghadirkan sejumlah investor, trader, dan influencer saham ternama. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Gelaran Stock Idea Festival 2026 menghadirkan sejumlah investor, trader, dan influencer saham ternama. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Berbagai pandangan mengenai sektor potensial dan perubahan lanskap investasi turut menjadi sorotan dalam konferensi tersebut.

Berbagai pandangan mengenai sektor potensial dan perubahan lanskap investasi turut menjadi sorotan dalam konferensi tersebut.

Tjoe Ay, menilai PT Timah Tbk (TINS) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) relatif kuat menghadapi risiko badan ekspor satu pintu. (Bloomberg Technoz/Andre)

Tjoe Ay, menilai PT Timah Tbk (TINS) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) relatif kuat menghadapi risiko badan ekspor satu pintu. (Bloomberg Technoz/Andre)

Bernad 88 menilai sektor perbankan syariah masih sangat menarik untuk dikaji di tengah dinamika pasar saat ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bernad 88 menilai sektor perbankan syariah masih sangat menarik untuk dikaji di tengah dinamika pasar saat ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di sisi lain, investor muda sekaligus pendiri Stockwise, Andry Hakim, mengaku masih mengoleksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Di sisi lain, investor muda sekaligus pendiri Stockwise, Andry Hakim, mengaku masih mengoleksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Perubahan lain juga terlihat di pasar modal Indonesia yang kini mulai diwarnai peningkatan partisipasi investor perempuan. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Perubahan lain juga terlihat di pasar modal Indonesia yang kini mulai diwarnai peningkatan partisipasi investor perempuan. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Investor profesional Jessica Wijaya menegaskan bahwa investor perlu terjun langsung untuk memahami gaya investasi yang paling sesuai.

Investor profesional Jessica Wijaya menegaskan bahwa investor perlu terjun langsung untuk memahami gaya investasi yang paling sesuai.

Pendiri Wisdom and Invest, Vonny Ramali, menekankan pentingnya memiliki sistem dan kejujuran psikologis saat bertransaksi agar modal tidak habis.

Pendiri Wisdom and Invest, Vonny Ramali, menekankan pentingnya memiliki sistem dan kejujuran psikologis saat bertransaksi agar modal tidak habis.

Rita Efendy, melihat karakter investor perempuan yang cenderung konservatif dan penuh perhitungan justru menjadi keunggulan dalam manajemen risiko.

Rita Efendy, melihat karakter investor perempuan yang cenderung konservatif dan penuh perhitungan justru menjadi keunggulan dalam manajemen risiko.

Peserta memgikuti Stock Idea Festival di Jakarta, Sabtu (23/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gelaran Stock Idea Festival 2026 menghadirkan sejumlah investor, trader, dan influencer saham ternama. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Berbagai pandangan mengenai sektor potensial dan perubahan lanskap investasi turut menjadi sorotan dalam konferensi tersebut.
Tjoe Ay, menilai PT Timah Tbk (TINS) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) relatif kuat menghadapi risiko badan ekspor satu pintu. (Bloomberg Technoz/Andre)
Bernad 88 menilai sektor perbankan syariah masih sangat menarik untuk dikaji di tengah dinamika pasar saat ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Di sisi lain, investor muda sekaligus pendiri Stockwise, Andry Hakim, mengaku masih mengoleksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Perubahan lain juga terlihat di pasar modal Indonesia yang kini mulai diwarnai peningkatan partisipasi investor perempuan. (Bloomberg Technoz/Andrean)
Investor profesional Jessica Wijaya menegaskan bahwa investor perlu terjun langsung untuk memahami gaya investasi yang paling sesuai.
Pendiri Wisdom and Invest, Vonny Ramali, menekankan pentingnya memiliki sistem dan kejujuran psikologis saat bertransaksi agar modal tidak habis.
Rita Efendy, melihat karakter investor perempuan yang cenderung konservatif dan penuh perhitungan justru menjadi keunggulan dalam manajemen risiko.

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gelaran Stock Idea Festival 2026 kembali menegaskan tingginya antusiasme masyarakat terhadap dunia investasi. Konferensi investasi terbesar di Indonesia yang digagas Sucor Sekuritas itu sukses diselenggarakan pada Sabtu (23/5/2026) dengan menghadirkan sejumlah investor, trader, dan influencer saham ternama.

Sebanyak 17 pembicara hadir membahas strategi pasar, peluang saham, hingga arah pergerakan market yang dinilai semakin dinamis. Berbagai pandangan mengenai sektor potensial dan perubahan lanskap investasi turut menjadi sorotan dalam konferensi tersebut.

Founder sekaligus Chief Marketing Officer & Partner Jarvis Asset Management, Kartika Sutandi atau Tjoe Ay, menilai PT Timah Tbk (TINS) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) relatif kuat menghadapi risiko badan ekspor satu pintu. Menurutnya, pengalihan transaksi jual beli ke PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kedua emiten tersebut.

Tjoe Ay menjelaskan, ANTM dan TINS merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang tidak memerlukan penyesuaian besar dengan pelanggan luar negeri.

Pandangan menarik juga datang dari Trader & Founder Warga88 Stock Community, Bernad Mahardika Sandjojo atau Bernad 88. Ia menilai sektor perbankan syariah masih sangat menarik untuk dikaji di tengah dinamika pasar saat ini.

Bernad menilai perbankan syariah memiliki captive market yang besar di Indonesia. Selain itu, sektor tersebut relatif lebih terjaga dari risiko kredit pembiayaan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Di sisi lain, investor muda sekaligus pendiri Stockwise, Andry Hakim, mengaku masih mengoleksi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Meski demikian, ia menuturkan porsi saham GOTO dalam portofolionya tergolong kecil.

Langkah investasi Andry di saham digital dan jasa pengantaran itu dilakukan di tengah rencana pemerintah yang ingin memangkas pembagian komisi aplikator menjadi 8 persen. Menurutnya, keputusan tersebut lebih menyerupai asymmetric bet karena potensi keuntungan dinilai lebih besar dibandingkan risiko kerugiannya.

Perubahan lain juga terlihat di pasar modal Indonesia yang kini mulai diwarnai peningkatan partisipasi investor perempuan. Di tengah volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kehadiran investor perempuan dinilai bukan lagi sekadar pelengkap statistik, melainkan mulai menjadi motor baru likuiditas domestik.

Investor profesional Jessica Wijaya menegaskan bahwa investor perlu terjun langsung untuk memahami gaya investasi yang paling sesuai. “Mesti menceburkan diri langsung untuk tahu mana gaya yang cocok," ujarnya.

Namun, pasar saham dinilai tidak ramah bagi mereka yang masuk tanpa persiapan. Pendiri Wisdom and Invest, Vonny Ramali, menekankan pentingnya memiliki sistem dan kejujuran psikologis saat bertransaksi agar modal tidak habis akibat keputusan impulsif.

Vonny menilai masih banyak pelaku pasar yang keliru memahami motivasi mereka saat mulai berinvestasi di pasar saham.

Sementara itu, Pendiri Cuan Lovers, Rita Efendy, melihat karakter investor perempuan yang cenderung konservatif dan penuh perhitungan justru menjadi keunggulan dalam manajemen risiko. Menurutnya, perempuan secara alamiah lebih berhati-hati dan berpikir jangka panjang sebelum memutar uang.

Rita juga menyoroti meningkatnya kebutuhan pendapatan tambahan untuk menopang gaya hidup dan kebutuhan domestik.

“Saya selalu mendorong mereka untuk mulai saja dulu. Setelah berinvestasi, mereka justru sering kali mencatatkan return atau profit yang lebih baik. Mengapa? Karena mereka lebih disiplin dalam menjaga cut loss dan lebih jeli membaca risiko sebelum mengambil keputusan," jelas Rita.

(tim)