Logo Bloomberg Technoz

Respons Kemenperin atas Penundaan Insentif Kendaraan Listrik

Merinda Faradianti
26 May 2026 17:00

Ilustrasi penundaan peluncuran insentif kendaraan listrik./Bloomberg-Michaela Nagyidaiova
Ilustrasi penundaan peluncuran insentif kendaraan listrik./Bloomberg-Michaela Nagyidaiova

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan akan mengikuti keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menunda pemberian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) selama satu bulan. Awalnya kebijakan ini akan diluncurkan pada Juni 2026.

“Kemenperin mengikut saja keputusan Menkeu. Pak Menteri [Agus Gumiwang Kartasasmita] sudah mengusulkan skema dalam pemberian insentif kendaraan listrik ini,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arifkepada awak media, Selasa (26/5/2026).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah memutuskan menunda rencana pemberian insentif khusus untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) selama satu bulan. Alasannya, kementererian keuangan masih menghitung stimulus yang akan diberikan.


"Insentif (kendaraan listrik) EV masih ditunda satu bulan lagi. Ada perhitungan yang masih harus dihitung," ujar Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Ilustrasi Kendaraan Listrik (Sumber: Bloomberg)

Pemerintah memastikan akan memberikan insentif bagi kendaraan listrik EV untuk tahun ini. Insentif akan diberikan khusus untuk 100 ribu unit untuk kendaraan roda empat.