Logo Bloomberg Technoz

PASCA-GENCATAN SENJATA

IHSG Melesat Hingga Investor Asing Borong Saham Rp600 Miliar

Muhammad Julian Fadli
09 April 2026 08:17

Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 8 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 308,18 poin (4,42%) di posisi 7.279,2 usai kesepakatan gencatan senjata dalam dua minggu antara Amerika Serikat dengan Iran.

Investor asing gencar melangsungkan beli bersih (net buy) pasar saham Indonesia mencapai Rp632,88 miliar pada perdagangan seluruh pasar. Senada halnya, pada pasar reguler investor asing net buy Rp573,21 miliar.

Adapun investor asing net buy terbesar pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencapai Rp142,79 miliar. Terdorong tren pembelian, saham BBNI menguat 7,69% hingga melesat di posisi Rp3.780/saham.


Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing sepanjang perdagangan Rabu (8/4/2026):

  1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp142,79 miliar
  2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp142,53 miliar
  3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp96,08 miliar
  4. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp93,46 miliar
  5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp92,53 miliar
  6. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp90,55 miliar
  7. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp79,54 miliar
  8. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp61,3 miliar
  9. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp57,19 miliar
  10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp40,81 miliar

Pada saat bersamaan, investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp365,78 miliar. Berseberangan jauh dengan tekanan jual, saham BBRI tetap berhasil menguat 3,41% di posisi Rp3.340/saham.