Melansir laman resminya, perusahaan semula bernama Dipo Group, dan langsung berkembang dengan bekerja sama dengan produsen otomotif ternama roda empat merek Mitsubishi dan Mercedez-Benz.
Pada 2003, PMJS hadir sebagai induk dari seluruh cabang bisnis perusahaan dan bebagai dealer di sektor otomotif. Pada 2012, perusahaan melebarkan sayap bisnis bidang usaha jasa penyewaan kendaraan lewat pendirian anak usaha bernama PT Global Pahal Rental.
Pada Januari 2019, Perusahaan menambah merek dagang baru ke dalam portfolio bisnis penjualan mobil baru setelah Perusahaan Anak, PT Dipo Pahala Otomotif ditunjuk sebagai dealer resmi kendaraan bermotor roda empat merek Nissan dan Datsun.
Masih di tahun yang sama, perusahaan memutuskan untuk melantai di bursa saham, tepatnya pada 18 Desember 2019 dengan harga penawaran sebesar Rp125/saham.
Total saham yang ditawarkan adalah sebanyak 137.600.000 saham. Dengan demikian, dari IPO tersebut, perseroan meraup dana segar sekitar Rp17,2 miliar.
Saat ini, perusahaan memiliki 65 showroom dealer Mitsubishi, 1 showroom dealer Mercedes-Benz dan 1 showroom dealer Nissan dan Datsun, yang berlokasi di 49 kota dan 14 provinsi yang tersebesar di Sumatra, Jakarta, Jawa, dan Kalimantan.
Dari sisi kinerja, sepanjang 2025 lalu, PMJS membukukan pendapatan sebesar Rp 10,33 triliun atau tumbuh 7,08% secara tahunan atau year-on-year (yoy). Pada 2024, pendapatannya masih Rp9,64 triliun.
Sejalan dengan itu, laba bersih tercatat mencapai Rp 117,85 miliar, meningkat 7,63% yoy. Sementara, susuran jajaran direksi saat ini adalah sebagai berikut.
Direksi
- Ie Putra (Direktur Utama)
- Eiichiro Hamazaki (Wakil Direktur Utama)
- Sandi Yoswandi Direktur
- Peter Alexander (Direktur)
- Shinya Oka (Direktur)
- Henry Winata (Direktur)
Komisaris
- Suhanti Poniman (Komisaris Utama)
- Masanori Goto (Komisaris)
- Fritz Gunawan (Komisaris)
- Nyoman Wenten Artha (Komisaris Independen)
- Nursalam Andi Tabussala (Komisaris Independen)
(dhf)































