Logo Bloomberg Technoz

Kata Toyota Tak Dapat Jatah Pikap Kopdes Merah Putih

Sultan Ibnu Affan
03 April 2026 16:00

Logo pabrikan otomotif raksasa asal Jepang, Toyota. Dok: Bloomberg
Logo pabrikan otomotif raksasa asal Jepang, Toyota. Dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta -  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)  merespons tidak masuknya mereka dalam proyek pengadaan mobil pikap untuk program Koperasi Desa Merah Putih.

Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam menilai dinamika tersebut merupakan bagian dari keputusan pasar dan preferensi konsumen.

Selain itu, kata dia, Toyota pada dasarnya hanya memproduksi kendaraan berdasarkan kebutuhan dan permintaan pasar, bukan menentukan arah pengadaan proyek pemerintah atau lembaga tertentu.


“Mestinya ditanya Agrinasnya, jangan Toyota. Toyota kan memproduksi kendaraan sesuai dengan permintaan konsumennya, dan prinsip kami itu membuat mobil, di mana mobil itu dijual. Jadi kita utamakan produksi di dalam negeri. Tapi kenapa tidak beli, ya silakan ditanyakan kepada Agrinas,” ujar Bob saat dikonfirmasi Bloomberg Technoz, dikutip Jumat (4/4/2026).

Menurut dia, absennya Toyota dalam proyek tersebut tidak bisa langsung dimaknai sebagai kegagalan industri otomotif nasional. Melainkan lebih kepada keputusan pihak pemesan.