Logo Bloomberg Technoz

Atur Stok, ESDM Alihkan LPG Industri Buat Kebutuhan Masyarakat

Azura Yumna Ramadani Purnama
09 April 2026 12:00

Truk tangki PT Pertamina di depo gas LPG milik perseroan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta./Bloomberg-Dimas Ardian
Truk tangki PT Pertamina di depo gas LPG milik perseroan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginstruksikan kilang gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) milik swasta untuk mengalihkan penjualan LPG industri menjadi dijual ke PT Pertamina Patra Niaga (PPN).

Nantinya, LPG yang dijual ke PPN tersebut bakal dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut dilakukan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) Kementerian ESDM untuk memitigasi penyediaan pasokan LPG.


“Kami juga menginstruksikan kepada kilang LPG swasta agar memprioritaskan penawaran kepada Pertamina Patra Niaga yang tadinya produksinya dijual kepada industri, tetapi kami memberikan prioritas, usulan prioritas kepada kilang-kilang LPG swasta untuk diberikan produksinya penawaran pertama kepada Pertamina Patra Niaga yang LPG-nya dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” kata Sekretaris Ditjen Migas Rizwi Jilanisaf Hisjam, dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, dikutip Kamis (9/4/2026).

Selain mengalihkan pasokan LPG industri untuk kebutuhan masyarakat, Ditjen Migas juga mengupayakan mendiversifikasi sumber impor LPG dari negara Asia utamanya Asean.

Gas minyak cair atau LPG./Bloomberg-Bartek Sadowski