Pertempuran sporadis terus berlanjut di seluruh kawasan, termasuk pergerakan militer Israel di Lebanon dan serangan Iran ke negara-negara Teluk. Muncul perbedaan pendapat tajam antara Teheran dan pihak sekutu AS-Israel mengenai apakah kesepakatan gencatan senjata juga mencakup wilayah Lebanon.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad-Bagher Ghalibaf, menyatakan melalui unggahan di media sosial X bahwa sejauh ini sudah ada tiga poin dalam proposal gencatan senjata yang dilanggar.
Bahkan jika transit di Selat Hormuz kembali normal, pasokan energi tidak akan langsung pulih seketika. Produksi di lapangan minyak dan gas telah berkurang, sementara banyak kilang yang membatasi operasional atau bahkan tutup total. Dibutuhkan waktu berminggu-minggu, atau mungkin lebih lama, bagi fasilitas tersebut untuk beroperasi secara normal kembali.
“Masalah di Iran masih jauh dari kata selesai,” kata Carl Larry, analis minyak dan gas di Enverus. “Setiap hari adalah tantangan baru, tetapi angka US$90 tampak menjadi level penyangga (floor) yang solid sampai kita melihat spekulasi menjadi kenyataan.”
Harga minyak:
- WTI untuk pengiriman Mei naik 2,8% menjadi 97,07 dolar AS per barel pada pukul 06.24 waktu Singapura.
- Brent untuk pengiriman Juni turun 13% dan ditutup pada 94,75 dolar AS per barel pada Rabu.
(bbn)



























