Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Masih Kaji Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Pramesti Regita Cindy
06 April 2026 21:10

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto dalam Pembekalan Talenta Semikonduktor, Kamis (5/3/2026 (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto dalam Pembekalan Talenta Semikonduktor, Kamis (5/3/2026 (Bloomberg Technoz/ Mis Fransiska)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi masih dikaji. 

Hal ini sekaligus menjawab perihal pemerintah mengumumkan mempertahankan harga BBM Subsidi seperti Pertalite dan Solar hingga Desember 2026.

"Itu masih dikaji, nanti pada waktunya akan disampaikan ke publik," kata Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (6/4/2026). 


Jelasnya, ia memastikan harga BBM subsidi bisa dipertahankan hingga Desember 2026 selama harga minyak dunia tidak lebih dari rata-rata US$97 per barel.

"Selama harga minyak tidak lebih dari US$ 97 per barel secara rata-rata, maka harga BBM ini bisa kita pertahankan sampai bulan Desember tahun ini," terang Airlangga.