JK Usul Naikkan Harga BBM, Lebih Efektif dari WFH
Dovana Hasiana
06 April 2026 14:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla mengusulkan agar pemerintah mengurangi beban subsidi energi dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah konflik geopolitik yang meningkat antara Amerika Serikat, Israel dan Iran.
Menurutnya, langkah tersebut lebih efektif dibandingkan dengan penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia menilai kebijakan itu tak serta-merta membuat ASN tetap tinggal di rumah dan tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian.
"Itu lebih efektif dibanding harus semua tinggal di rumah, tetapi dia keluar juga karena tiga hari itu long weekend ya mungkin keluar kota malah. Kalau anda tinggal di rumah tiga hari bosan juga. Mau keluar lagi kan? Kalau keluar lagi pakai mobil lagi atau motor, ya sama saja sebenarnya," ujar Jusuf Kalla dalam konferensi pers, dikutip Senin (06/04/2026).
Menurut dia, harga BBM yang tetap murah tak mengubah kebiasaan masyarakat dalam berkendara. Mereka tetap akan menggunakan kendaraan pribadi karena harga BBM tak mengalami perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya meski dalam kondisi geopolitik yang memanas.
Akibatnya, subsidi energi rawan meningkat karena konsumsi yang tetap di tengah kenaikan harga minyak dunia. Jusuf Kalla juga menilai kondisi tersebut berpotensi mengerek utang Indonesia untuk membiayai subsidi energi yang meningkat.































