Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Cari Formula Tanggung BBM Nonsubsidi Usai Harga Ditahan

Sultan Ibnu Affan
06 April 2026 14:10

Pengecekan kualitas BBM jenis Pertalite dan Pertamax di SPBU 84.971.05 Jln Ir. Putuhena Provinsi Maluku, pada sabtu (5/4/2025). (Dok Pertamina)
Pengecekan kualitas BBM jenis Pertalite dan Pertamax di SPBU 84.971.05 Jln Ir. Putuhena Provinsi Maluku, pada sabtu (5/4/2025). (Dok Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah masih mencari formula yang terukur dalam menyikapi penahanan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di dalam negeri untuk periode April 2026.

Bahlil mengatakan pembahasan tersebut tidak hanya terbatas pada BBM nonsubsidi milik BUMN PT Pertamina (Persero) saja, melainkan juga dari sejumlah SPBU swasta yang ikut diminta menahan harga.

"Ini tentu melibatkan juga adalah badan usaha [BU] swasta lainnya. Sampai dengan sekarang kita lagi mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana," ujarnya kepada wartawan di kantor ESDM, Senin (6/4/2026).


Namun, Bahlil belum bisa memastikan kapan keputusan formula untuk menanggung selisih harga BBM nonsubsidi, baik dari Pertamina maupun SPBU swasta, tersebut akan rampung.

Dia hanya mengatakan pemerintah memahami situasi dan kondisi pasar energi di tengah tensi geopolitik Timur Tengah saat ini, yang memicu harga minyak dunia mengalami kenaikan sangat signifikan imbas perang yang tidak kunjung reda.