Logo Bloomberg Technoz

Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 April 2026 10:00

VLCC./dok. Bloomberg
VLCC./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran sudah memasuki bulan kedua. Perang tersebut hingga kini masih membuat jalur perdagangan minyak dan gas (migas) di Selat Hormuz, Teluk Persia ditutup oleh otoritas Iran.

Jalur tersebut tercatat melayani sekitar 20% kebutuhan minyak mentah dunia, terutama ke wilayah Asia. Kini, tanker migas dari sejumlah negara pun mulai diizinkan oleh Iran untuk melewati Selat Hormuz dengan aman.

Indonesia sendiri, per hari ini masih belum bisa meloloskan dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero)—yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro — yang terjebak di kawasan konflik tersebut. Pemerintah mengklaim negosiasi dengan Iran masih terus berlanjut.


PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama Kementerian Luar Negeri mengungkapkan sedang membahas teknis agar kedua kapal perseroan tersebut dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.

“Sejak isu ini muncul, PIS telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kemenlu, yang secara aktif menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait. ​Hingga saat ini, upaya diplomasi tersebut terus berjalan,” kata Corporate Secretary PIS Vega Pita kepada Bloomberg Technoz.

Supertanker Pertamina Pride./dok. PIS