Membedah Rating Game IGRS Komdigi yang Tak Sesuai Fakta
Redaksi
06 April 2026 12:18

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital menjawab perdebatan IGRS atau Indonesia Game Rating System yang sebelumnya ramai jadi pembahasan di kelompok gamer. Komdigi sebut platform Steam menempatkan label rating secara tidak resmi. Komdigi mengaku akan meminta klarifikasi dari pihak Steam.
Menurut Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Ditjen Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana, label yang hadir pada platforms distribusi game digital bukan melalui proses verifikasi resmi.
Semua berasal dari self-declare dari mekanisme internal platform tersebut. Untuk itu Sonny menyebut, Stream sebagai pihak yang terduga membuat label aman untuk anak secara asal, berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan atau regulasi terkait lainnya.
Rating versi IGRC disorot netizen sebelumnya karena diduga melakukan pelabelan yang tidak akurat sebagaimana klasifikasi game tersebut dimainkan, utamanya penentuan batas layak secara usia. Bagi Sonny “hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.”
Penerapan klasifikasi secara tidak sah pada ujungnya menjadi sesat dan melanggar ketentuan UU ITE hasil revisi (UU No. 1 tahun 2024), Permenkominfo No.2/2024, juga No. 5/2020. Ditjen Ekosistem Digital Komdigi memastikan kembali bahwa penggunaan label IGRS tanpa verifikasi resmi.
































