Logo Bloomberg Technoz

Purbaya: Belanja Negara Tembus Rp815 T di Kuartal I-2026

Mis Fransiska Dewi
06 April 2026 17:10

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan belanja negara melonjak lebih tinggi, yakni 31,4% secara year on year (yoy) menjadi Rp815 triliun. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan belanja pada kuartal I-2025 yang hanya sebesar 1,4%.

Bendahara Negara menjelaskan, lonjakan belanja tersebut merupakan strategi yang sengaja dirancang pemerintah agar penyerapan anggaran lebih merata sepanjang tahun. Dengan demikian, dampak ekonomi dari belanja negara dapat dirasakan lebih konsisten.

"Kami ingin sekali belanjanya bisa dibelanjakan merata atau hampir merata sepanjang tahun sehingga dampak ekonominya lebih signifikan dirasakan sepanjang tahun," kata Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR, Senin (6/4/2026). 


Strategi percepatan ini tercermin dari tingkat penyerapan belanja pada kuartal I-2026 yang mencapai 21,2% dari total APBN atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata historis sekitar 17% pada periode yang sama.

Konsekuensinya, APBN mencatat defisit sebesar Rp240,1 triliun atau setara 0,93% terhadap produk domestik bruto (PDB). Walakin, Purbaya menegaskan kondisi tersebut merupakan hal yang normal karena APBN memang dirancang dalam posisi defisit.