Komdigi akan meminta klarifikasi dari Steam. Mereka juga mengeklaim akan membahas persoalan ini lebih jauh, tujuannya memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional. “Kami meminta platform untuk memastikan bahwa setiap informasi yang ditampilkan kepada publik akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” terang dia.
“Ini bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga tanggung jawab dalam melindungi pengguna, khususnya anak-anak,” tambah Sonny, yang lantas tetap membuka peluang upaya penegakan aturan jika terdapat pelanggaran berupa langkah administratif.
Sonny juga mengakui akan melakukan penyempurnaan mekanisme sistem rating yang ada di IGRS. Hal yang disorot diantaranya pola verifikasi dan pengawasan. Guna memberi ruang partisipasi, Komdigi juga meminta publik memberi laporan melalui laman helpdesk IGRS atau kanal resmi Komdigi.
(mef/wep)































