Tren Impor Plastik RI di tengah Lonjakan Harga Dampak Timteng
Merinda Faradianti
04 April 2026 18:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga plastik di Indonesia mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir akibat terganggunya pasokan bahan baku global. Kondisi ini dipicu konflik yang melibatkan Iran sehingga berdampak pada rantai distribusi internasional.
Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), dikutip pada Jumat (3/4/2026), pada tahun 2019 hingga 2023 nilai impor plastik dan barang dari plastik menunjukkan tren fluktuatif, dengan volume yang bergerak antara puluhan hingga ratusan juta kilogram per periode.
Data BPS per Juni 2024 menunjukkan volume impor sekitar 90,98 juta kg dengan nilai sekitar US$202,11 juta, meskipun sempat turun dan naik beberapa kali selama 2024.
Kemudian, pada September 2024 BPS mencatat kenaikan tajam impor plastik sebesar +21,33 % yoy dengan nilai mencapai US$0,92 miliar dan berat 0,56 juta ton, menempatkan plastik sebagai salah satu komoditas impor non‑migas utama Indonesia.
Sedangkan data terbaru BPS tahun 2026 menunjukkan nilai impor plastik dan barang dari plastik diperkirakan mencapai sekitar US$949,2 juta pada Januari 2026. Angka ini meningkat sekitar 5,9 % yoy jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.





























