Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Pastikan Pakai SAL untuk Tambal Defisit APBN 

Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 16:52

Ilustrasi Realisasi APBN 2026 (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Ilustrasi Realisasi APBN 2026 (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bakal menggunakan Sisa Anggaran Lebih (SAL) untuk menambal belanja atau defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di tengah tingginya harga minyak dunia imbas eskalasi konflik Timur Tengah.

Bendahara Negara mengungkapkan nantinya sumber dana untuk menambal penambahan defisit tersebut diawali dari penghematan belanja kementerian atau lembaga (K/L) yang dilakukan dengan tiga tahap. Ketika mendesak, Purbaya akan menggunakan SAL.

“Ada penghematan sedikit-sedikit di sana sini. Kita melakukan penyelamatan tahap 1, tahap 2, tahap 3. Di belanja kementerian/lembaga yang tidak terlalu jelas. Dan kalau kepepet saya punya SAL sekarang naik Rp420 triliun,” kata Purbaya ditemui di Wisma Danantara, Rabu (1/4/2026). 


Dalam konteks harga minyak yang melambung, Purbaya menyebut setiap kenaikan harga minyak US$1/barel maka akan menambah defisit sebesar Rp6 triliun. Saat ini pihaknya juga telah menghitung seluruh potensi anggaran bahkan ketika rerata harga minyak mencapai US$100/barel. 

Dalam kaitan itu, defisit APBN dipertahankan tidak akan lebih dari 3% atau di sekitar 2,9%. Angka ini meningkat sebesar 0,22% dari defisit  yang telah disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebesar 2,68%.