Logo Bloomberg Technoz

Harga Pertamax Cs Ditahan, Purbaya Pastikan Ditanggung Pertamina

Azura Yumna Ramadani Purnama
01 April 2026 16:15

Petugas mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU Pertamina Rest Area Tol Tangerang-Jakarta KM 14, Senin (1/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU Pertamina Rest Area Tol Tangerang-Jakarta KM 14, Senin (1/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan PT Pertamina (Persero) sementara waktu bakal menanggung selisih harga jual dan harga keekonomian bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax series dan Dex series, ketika memutuskan menahan harga jual per 1 April 2026.

Purbaya mengklaim Pertamina memiliki keuangan yang sehat dan cukup mampu untuk menanggung selisih harga jual BBM nonsubsidi dengan harga keekonomiannya.

Dia menilai sehatnya keuangan Pertamina dapat terjadi gegara pemerintah membayarkan dana kompensasi energi secara lancar setiap bulannya.


“Sementara sepertinya [ditanggung] Pertamina, sementara ya. Dia mampu karena sekarang dari pemerintah kan lancar [pembayaran kompensasinya]. Kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan 70% terus-terusan,” kata Purbaya kepada awak media, di Wisma Danantara, Rabu (1/4/2026).

“Jadi keuangan Pertamina juga amat baik. Jadi untuk absorb itu untuk jangka waktu pendek enggak masalah. Nanti mereka biar rapatkan itu dengan ESDM, saya enggak ngerti itu,” ujarnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)