Logo Bloomberg Technoz

Israel Klaim Tewaskan Panglima Hamas Izz al-Din al-Haddad

Redaksi
17 May 2026 09:00

Sayap militer Hamas, memantau kendaraan IRCC saat mengumpulkan jenazah sandera Israel di Kota Gaza, Gaza, Rabu (15/10/2025). (Ahmad Salem/Bloomberg)
Sayap militer Hamas, memantau kendaraan IRCC saat mengumpulkan jenazah sandera Israel di Kota Gaza, Gaza, Rabu (15/10/2025). (Ahmad Salem/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Serangan udara militer Israel di Gaza menewaskan panglima tertinggi sayap militer Hamas. Ini merupakan pembunuhan pejabat paling senior dari kelompok militan Palestina tersebut sejak kesepakatan gencatan senjata yang didukung AS pada Oktober lalu, yang semula ditujukan untuk menghentikan pertempuran.

Militer Israel pada Sabtu (16/5) menyatakan bahwa Izz al-Din al-Haddad tewas dalam apa yang mereka sebut sebagai serangan presisi di Kota Gaza pada Jumat, demikian dilaporkan Reuters. Sejak gencatan senjata dimulai, Israel terpantau berulang kali meluncurkan serangan ke wilayah Gaza.

Hamas dalam pernyataan resminya kemudian mengonfirmasi bahwa Haddad, yang lahir pada tahun 1970, tewas bersama istri dan anak perempuannya. Kelompok tersebut menggambarkan Haddad sebagai sosok sentral dalam mengomandoi operasi tempur di lapangan.


Prosesi pemakaman bersama untuk Haddad, istri, dan putri mereka yang berusia 19 tahun digelar pada hari Sabtu di Masjid Syuhada Al Aqsa, Gaza tengah.

Menurut laporan tim medis setempat, Israel meluncurkan setidaknya dua serangan ke Gaza pada hari Jumat, yang menewaskan tujuh warga Palestina termasuk tiga wanita dan satu anak-anak. Sebuah sumber dari pihak Palestina menyebutkan bahwa Haddad tewas dalam serangan udara Israel yang menyasar sebuah bangunan apartemen.