Logo Bloomberg Technoz

Komoditas Picu Inflasi Maret 2026: Ikan, Daging Ayam & Beras

Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 15:00

Ikan segar./Bloomberg-Betty Laura Zapata
Ikan segar./Bloomberg-Betty Laura Zapata

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penyumbang inflasi bulanan terbesar pada Maret 2026 berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Komoditas yang dominan menyumbang inflasi pada kelompok ini adalah ikan segar, daging ayam ras, dan beras.

BPS melaporkan terjadi inflasi pada Maret 2026 sebesar 0,41% secara bulanan atau month-to-month (mtm). Artinya Indeks Harga Konsumen (IHK) meningkat dari 110,50 pada Februari 2026 menjadi 110,95 pada Maret 2026.

Angka inflasi bulanan ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1,65%. Sementara itu, inflasi tahun kalender tercatat sebesar 0,94%.


“Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 1,07% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,32%," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers yang berlangsung Rabu (1/4/2026).

Komoditas yang dominan mendorong inflasi kelompok ini adalah ikan segar, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, cabai rawit, minyak goreng serta daging sapi.