Logo Bloomberg Technoz

Responden menilai bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh terbatasnya pasokan bahan baku dan kenaikan harga, akibat perang di Timur Tengah.

Alhasil, dunia usaha pun menurunkan jumlah tenaga kerja, meski tipis saja. Tidak hanya itu, dunia usaha juga mengurangi pembelian bahan baku.

“Data Maret memberi indikasi adanya penurunan produksi dan pemesanan baru (new orders) di sektor manufaktur Indonesia. Pemesanan baru turun dengan laju terdalam selama sembilan bulan terakhir. Permintaan juga menurun turun, di mana ekspor mengalami koreksi paling dalam sejak November tahun lalu.

“Dunia usaha masih percaya diri bahwa produksi akan kembali naik. Namun, data Maret menggambarkan kerentanan sektor manufaktur Indonesia terhadap dampak perang, terutama dari sisi harga dan pasokan,” terang Usamah Bhatti, Ekonom S&P Global Market Intelligence.

(red)

No more pages