Bloomberg Technoz, Jakarta - Momentum peringatan 125 tahun menjadi tonggak penting bagi PT Pegadaian dalam memperluas jangkauan bisnisnya ke pasar internasional. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, perusahaan membuka kantor cabang luar negeri di Dili, Timor Leste.
Peresmian kantor cabang ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan. Ia hadir bersama Komisaris Utama AM Putranto dan Direktur Jaringan dan Operasi Eka Pebriansyah dalam acara yang berlangsung pada Senin, 30 Maret.
Langkah ekspansi ini menandai babak baru bagi Pegadaian sebagai perusahaan jasa keuangan yang tidak hanya beroperasi di dalam negeri. Kehadiran di Timor Leste mempertegas posisi Pegadaian dalam memperluas pengaruhnya di tingkat regional.
Acara peresmian turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Perdana Menteri Timor Leste Mariano Assanami Sabino Lopes. Selain itu, hadir pula Duta Besar RI untuk Timor Leste Okto Dorinus Manik serta perwakilan BUMN yang beroperasi di negara tersebut.
Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan bahwa ekspansi ini bukan sekadar langkah bisnis semata. Ia menyebut kehadiran Pegadaian juga membawa misi untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat.
"Hadirnya Pegadaian di bumi Timor Leste ini adalah wujud semangat kolaborasi untuk tumbuh bersama. Kami melihat kedekatan geografis dan historis sebagai fondasi kuat untuk membangun kemitraan jangka panjang. Kami ingin membawa pengalaman 125 tahun kami dalam mendukung UMKM di Indonesia untuk turut memberdayakan pelaku usaha lokal di sini," ujar Damar dalam sambutannya.
Sinergi Ultra Mikro Perkuat Ekosistem
(Dok. Pegadaian)
Ekspansi Pegadaian ke Timor Leste tidak berjalan sendiri. Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro, langkah ini mendapat dukungan penuh dari PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk yang telah lebih dahulu hadir di negara tersebut sejak 2017.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem layanan keuangan, khususnya bagi segmen ultra mikro dan pelaku usaha kecil. Sinergi antara Pegadaian dan BRI menjadi kunci dalam memperluas akses pembiayaan yang lebih inklusif.
Dengan kehadiran kedua institusi tersebut, masyarakat Timor Leste kini memiliki alternatif layanan keuangan yang lebih beragam. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan dukungan modal yang lebih mudah.
Pegadaian juga menghadirkan program khusus untuk mendukung pelaku usaha di tahap awal. Salah satunya adalah program Gadai Peduli yang memberikan kemudahan akses pembiayaan tanpa beban sewa modal.
“Pegadaian akan memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah dijangkau sehingga pelaku usaha Timor Leste memiliki modal untuk tumbuh dan berkembang. Salah satu program yang kami berikan adalah Gadai Peduli atau Gadai Bebas Sewa Modal, program ini bebas sewa modal selama 2 bulan dengan uang pinjaman maksimal $100, selama bulan April 2026,” tambah Damar.
Melalui program tersebut, Pegadaian berharap dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil. Dukungan ini dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Kehadiran Pegadaian di Timor Leste akan difokuskan pada penyediaan solusi keuangan yang cepat dan mudah. Selama lebih dari satu abad, keunggulan ini telah menjadi ciri khas layanan Pegadaian di Indonesia.
Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, perusahaan optimistis dapat menjadi mitra strategis bagi masyarakat Timor Leste. Peran ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus mempererat hubungan kedua negara.
Sejak didirikan pada 1 April 1901 di Sukabumi, Pegadaian telah mengalami transformasi signifikan. Kini, perusahaan tidak hanya bergerak di industri gadai, tetapi juga menjadi lembaga keuangan inklusif dengan berbagai produk layanan.
Bergabung dalam Holding Ultra Mikro sejak 2021 bersama BRI dan PNM semakin memperkuat peran Pegadaian dalam mendukung UMKM. Fokus utama perusahaan adalah mendorong pelaku usaha agar dapat naik kelas.
Pegadaian juga mencatat pencapaian penting dengan menjadi pelopor layanan bank emas di Indonesia. Izin dari Otoritas Jasa Keuangan pada Desember 2024 memungkinkan perusahaan menjalankan berbagai kegiatan usaha berbasis emas.
Produk seperti deposito emas, pinjaman modal kerja emas, hingga jasa titipan emas korporasi menjadi bagian dari inovasi layanan tersebut. Selain itu, Pegadaian juga menawarkan berbagai produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat.
Layanan seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas menjadi pilihan investasi yang semakin diminati. Di sisi lain, produk pembiayaan seperti kredit mikro, pembiayaan haji dan umrah, hingga KUR syariah juga terus dikembangkan.
Seluruh layanan Pegadaian kini dapat diakses melalui berbagai kanal, mulai dari outlet fisik hingga aplikasi digital. Platform Tring! by Pegadaian menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.
Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat. Fokus pada inklusi keuangan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan secara luas.
Ekspansi ke Timor Leste menjadi simbol komitmen tersebut di tingkat internasional. Dengan mengusung pengalaman panjang dan inovasi berkelanjutan, Pegadaian optimistis dapat terus tumbuh sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat lintas negara.