Kemhan Belum Akan Tarik TNI dari Misi Perdamaian di Lebanon
Dovana Hasiana
31 March 2026 14:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertahanan memastikan belum ada rencana pemerintah menarik anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) pada misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Hal ini diungkap meski tiga anggota TNI meninggal dunia dan tiga lainnya tengah kritis terkena dampak perang Israel dan Hizbullah di Lebanon Selatan.
"Hingga saat ini tidak ada kebijakan untuk menarik pasukan TNI dari misi UNIFIL. Indonesia tetap berkomitmen mendukung misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa [PBB], dengan tetap mengutamakan keselamatan personel," kata Kepala Biro Humas dan Informasi Pertahanan Kemhan, Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait kepada Bloomberg Technoz, Selasa (31/03/2026).
Satgas Konga tercatat dua kali mendapatkan serangan saat berada di tengah perang Israel vs Hizbullah dalam dua hari terakhir.
Empat anggota Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL terkena dampak perang di Indobatt UNP 7-1, Desa Achid Alqusayr, Lebanon Selatan, Ahad Malam (29/03/2026). Mereka diduga terkena proyektil artileri dari salah satu pihak yang berperang.
Dalam peristiwa ini, Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur dalam tugas. KBRI Beirut tengah berupaya menuntaskan kebutuhan administrasi untuk memulangkan jenazah ke Indonesia.






























