Logo Bloomberg Technoz

Mengenal UNIFIL, Misi Perdamaian PBB yang Libatkan Prajurit TNI

Redaksi
31 March 2026 16:40

Misi perdamaian UNIFIL (Dok. UNIFIL)
Misi perdamaian UNIFIL (Dok. UNIFIL)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketegangan di Lebanon selatan kembali memakan korban dari pasukan penjaga perdamaian dunia. Dalam 24 jam terakhir, tiga personel penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilaporkan tewas di tengah pertempuran sengit antara Israel dan Hizbullah, termasuk prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Insiden ini terjadi pada Senin (30/3), saat konvoi logistik UNIFIL terjebak dalam baku tembak. Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix, mengonfirmasi gugurnya dua personel asal Indonesia dan melukainya dua personel lainnya dalam pengarahan di New York.

“Asal usul ledakan tersebut hingga kini belum dapat dipastikan,” ujar Lacroix, merujuk pada situasi yang masih simpang siur di medan tempur.


Kejadian ini menyusul insiden serupa pada Minggu (29/3), di mana seorang personel TNI lainnya juga dilaporkan tewas di dekat wilayah Adchit Al Qusayr. Dengan demikian, total tiga prajurit Indonesia telah gugur dalam menjalankan mandat internasional di tengah perang yang telah memasuki bulan kedua.

Apa Itu UNIFIL?

UNIFIL merupakan misi penjaga perdamaian PBB yang dibentuk pada 1978 melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 425 dan 426. Misi ini dibentuk setelah konflik antara Israel dan Lebanon, dengan tujuan utama memastikan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan serta membantu pemerintah Lebanon memulihkan otoritasnya di wilayah tersebut.