Alasan NASA Rela Habiskan Nyaris Rp1.700 T untuk Kembali ke Bulan
News
30 March 2026 09:40

Loren Grush—Bloomberg News
Bloomberg, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA telah mendaratkan manusia di Bulan pada tahun 1969 dengan tujuan yang jelas sejak awal — menjadi negara pertama yang mendaratkan manusia di permukaan Bulan.
AS terlibat dalam perlombaan antariksa dengan Uni Soviet, dan pendaratan Apollo 11 membantu mengukuhkan keunggulan AS dalam persaingan untuk menjadi kekuatan geopolitik utama di tengah-tengah Perang Dingin.
Kini, NASA kembali dengan program Artemis. Pada 1 April mendatang, badan antariksa ini akan mengirimkan empat awak mengelilingi Bulan sebagai langkah awal untuk pendaratan pada dekade ini.
Namun, mengapa menghabiskan hampir US$100 miliar (setara sekitar Rp1.698 triliun) untuk mengulangi perjalanan yang sudah pernah dilakukan NASA? Tujuan Artemis kali ini tampak kurang jelas dibandingkan Apollo — sehingga pembenaran atas kembalinya NASA ke Bulan sangat bergantung pada siapa yang menjawab pertanyaan tersebut.
































