Logo Bloomberg Technoz

Pada saat yang sama, Arab Saudi berhasil mencegat belasan drone, hanya sehari setelah kelompok Houthi secara resmi terlibat dalam perang. Di sisi lain, penambahan sekitar 3.500 personal militer AS ke kawasan Timur Tengah ikut mempertegas risiko meluasnya konflik. 

Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama kembali berada di level 100 mencerminkan kembali naiknya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global saat ini. Lonjakan harga energi dan penguatan dolar jadi tekanan ganda bagi rupiiah. 

Tapi bagi Indonesia, tekanan terhadap mata uang Garuda tak cuma berasal dari faktor eksternal. Sejumlah faktor domestik juga ikut memperbesar kerentanan rupiah dalam jangka pendek. 

Pertama, pelebaran defisit transaksi berjalan berpotensi terjadi dengan naiknya harga minyak melampaui angka asumsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Kenaikan harga minyak di atas US$100 per barel, dapat secara langsung meningkatkan tagihan impor energi dan dapat mempersempit surplus neraca perdagangan yang jadi bantalan utama rupiah selama ini. 

Kedua, sorotan pasar terhadap kondisi fiskal belum sepenuhnya mereda. Realisasi belanja negara yang cenderung terakselerasi pada awal kuartan II tahun ini, terutama untuk belanja energi dan kompensasi, bisa memperlebar defisit APBN jika harga minyak bertahan tinggi. 

Ketiga, ruang intervensi moneter makin terbatas. Bank Indonesia memang masih memiliki cadangan devisa yang relatif cukup, tetapi intensitas intervensi di pasar valas dan obligasi berpotensi meningkat jika volatilitas rupiah masih berlanjut. 

(dsp/aji)

No more pages