Mengutip laporan yang sama, manajemen RALS memangkas 427 karyawan sepanjang tahun lalu. Adapun, jumlah karyawan RALS sepanjang 2025 sebanyak 2.968 orang susut dari posisi tahun sebelumnya sebanyak 3.395 orang.
Sementara itu, RALS turut menutup empat toko Ramayana pada tahun lalu. RALS mengoperasikan 86 gerai Ramayana pada 2025, turun dari posisi tahun sebelumnya sebanyak 90 unit.
Di sisi lain, manajemen RALS mempertahankan operasi unit Robinson dan Cahaya masing-masing tiga unit dan dua unit pada tahun 2025, tidak berubah dibandingkan dengan periode 2024.
Upaya efisiensi itu belakangan tercermin dari posisi beban pokok penjualan barang beli putus yang bergerak ke level Rp1,12 triliun sepanjang 2025.
Sementara itu, beban penjualan dan beban umum dan administrasi masing-masing tercatat sebesar Rp80,02 miliar dan Rp1,08 triliun.
RALS membukukan liabilitas sebanyak Rp1,27 triliun sepanjang 2025, berasal dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp774,06 miliar dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp500,89 miliar.
Di sisi lain, total aset RALS bergerak ke level Rp4,76 triliun pada 2025 dari posisi yang berakhir tahun sebelumnya sebesar Rp4,95 triliun. Ekuitas RALS mencapai Rp3,49 triliun pada akhir 2025.
(prc/naw)






























