Logo Bloomberg Technoz

Diperberat Saham Perindustrian, IHSG Turun 0,88%

Muhammad Julian Fadli
27 March 2026 13:55

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I Jumat (27/3/2026), di zona merah dengan kehilangan 0,88% di posisi 7.101 yang diperberat oleh saham–saham perindustrian dan saham infrastruktur.

Sepanjang perdagangan IHSG terpeleset di zona pesimistis dengan rentang perdagangan pada area level 7.154 sampai dengan tertingginya 7.070.

Penutupan IHSG Sesi I pada Jumat 27 Maret 2026 (Bloomberg)

Data perdagangan menunjukkan nilai perdagangan Rp5,71 triliun dari sejumlah 10,6 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 790 ribu kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 230 saham, dan 385 saham terjadi pelemahan. Sisanya 195 saham stagnan.


Saham–saham perindustrian, dan saham infrastruktur menjadi pemberat IHSG dengan penurunan 1,52%, dan 1,3%, disusul oleh melemahnya saham teknologi dan saham barang baku yang amblas 0,84%, dan 0,7%. Saham konsumen primer turut mengalami pelemahan 0,4%.

Sejumlah saham perindustrian yang menjadi pendorong pelemahan IHSG, saham PT Ace Oldfileds Tbk (KUAS) yang drop 10,6%, dan saham PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) yang melemah 10,3%, dan saham PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) yang turun 4,88%.