Logo Bloomberg Technoz

IHSG Tertekan, Investor Asing Net Sell Rp20 T dalam Sehari

Muhammad Julian Fadli
27 March 2026 08:20

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 26 Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan melemah 138,02 poin (1,89%) di posisi 7.164,09, imbas aksi jual investor asing. Net sell mencapai Rp20,71 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar.

Adapun investor asing net sell terbesar di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp555,54 miliar. Akibat tekanan jual, saham BBCA melemah 0,36% di posisi Rp6.875/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Kamis (26/3/2026):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp555,54 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp201,09 miliar
  3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp157,18 miliar
  4. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp120,48 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp117,46 miliar
  6. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp80,4 miliar
  7. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp64,74 miliar
  8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp64,71 miliar
  9. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp57,7 miliar
  10. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp47,34 miliar

Pada saat bersamaan, investor asing net buy terbesar pada saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencapai Rp171,91 miliar. Berseberangan dengan pembelian, saham AADI melemah 1,79% hingga ditutup di posisi Rp10.975/saham.

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing sepanjang perdagangan Kamis (26/3/2026):

  1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp171,91 miliar
  2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp64,33 miliar
  3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp37,33 miliar
  4. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp36,94 miliar
  5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp21,42 miliar
  6. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) Rp11,52 miliar
  7. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp10,11 miliar
  8. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp9,19 miliar
  9. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp7,58 miliar
  10. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp7,49 miliar