Trump telah menunjukkan minat dalam membangun apa yang disebut Gedung Putih sebagai “dominasi Amerika” di bidang AI dan aset digital. Ia telah mengamankan komitmen miliaran dolar dari perusahaan teknologi
Trump telah menunjukkan minat untuk mewujudkan apa yang disebut Gedung Putih sebagai “dominasi Amerika” di AI dan aset digital. Ia telah mengamankan komitmen senilai miliaran dolar AS dari para pemimpin industri teknologi untuk mengembangkan infrastruktur AI, serta berkomitmen pada kebijakan yang bertujuan meningkatkan produksi energi dalam negeri guna mendukung operasional pusat data.
Pekan sebelumnya, Trump mengumumkan cetak biru nasional untuk mengatur AI, sebuah upaya untuk meletakkan dasar bagi Kongres guna menciptakan standar federal untuk teknologi yang berkembang pesat ini. Garis besar yang disusun presiden tersebut mencakup perlindungan online bagi anak-anak, persyaratan perizinan yang lebih longgar untuk mengurangi biaya pusat data yang boros energi, serta pencegahan sensor.
Langkah pengembangan AI, bagaimanapun, telah menjadi isu politik yang kontroversial menjelang pemilu tengah periode November, karena pemilih merasa kesal atas perkembangan pesat pusat data di komunitas mereka, penggunaan energi yang meningkatkan biaya utilitas, potensi kehilangan pekerjaan akibat teknologi tersebut, dan kekhawatiran tentang kerusakan lingkungan. Eksekutif dan perusahaan teknologi mengalirkan dana ke kampanye pemilihan untuk memilih anggota parlemen yang akan mendukung industri mereka.
Trump dan para pendahulunya di Gedung Putih telah membentuk komite penasihat serupa di masa lalu untuk memberikan masukan mengenai sains dan teknologi baru, termasuk selama masa jabatan pertama presiden. Namun, Washington telah berjuang untuk mengatur teknologi yang berkembang pesat selama beberapa dekade, dengan alat-alat yang berkembang jauh lebih cepat daripada tindakan legislatif.
(bbn)






























