Selama operasi, Tim Dokter ternyata menemukan juga adanya penipisan jaringan kornea yang bersifat progresif pada bagian atas hingga sisi luar kornea mata kanan. Hal ini diduga akibat atau dampak proses inflamasi atau terbakar akibat air keras yang masih berlangsung.
"Untuk mengatasi kondisi tersebut, dilakukan penempelan membran amnion tambahan serta penjahitan sementara kelopak mata kanan guna melindungi permukaan mata dan memaksimalkan proses pemulihan jaringan," tulis RSCM.
Tim Dokter Bedah Plastik juga melakukan sejumlah tindakan operasi terutama pembuangan jaringan mati lanjutan atau debridement. Selain itu, mereka juga melakukan cangkok kulit pada area mata, dada, dan pundak sebagai bagian dari upaya mempercepat proses penyembuhan luka bakar.
"Evaluasi lanjutan terhadap kondisi luka direncakan akan dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 28 Maret 2026," tulis RSCM.
"Saat ini, fokus utama penanganan adalah mempertahankan integritas bola mata kanan serta mengendalikan proses inflamasi agar tidak berkembang lebih lanjut."
Meski demikian, tim dokter tak mendetailkan soal kondisi fisik Andrie Yunus saat ini. RSCM hanya memastikan kondisi Wakil Koordinator Kontras tersebut dipantau ketat tim medis multidisiplin dengan memprioritaskan keselamatan pasien.
(azr/frg)


























