Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Menguat 2,75% di Tutup Perdagangan Saham

Muhammad Julian Fadli
25 March 2026 18:55

Ilustrasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Rabu (25/3/2026) di zona hijau dengan mencetak penguatan yang amat tinggi. IHSG ditutup menguat 2,75% dan 195,28 poin ke posisi terbaiknya 7.302,12.

Dengan melesatnya posisi tersebut, IHSG mencatat kenaikan tertinggi nomor tiga di Bursa Asia, berdasarkan data Bloomberg pada Rabu.

Penutupan IHSG Sesi II pada Rabu 25 Maret 2026 (Bloomberg)

Volume transaksi tercatat 38,44 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp25,92 triliun. Frekuensi yang terjadi sebanyak 2,13 juta kali diperjualbelikan.


Adapun sebanyak 574 saham mengalami penguatan di zona hijau, dan hanya 148 saham melemah. Sedang lainnya 101 saham tidak bergerak.

Penyebab IHSG Menguat

Sejumlah saham menjadi pendorong penguatan laju IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham perindustrian, saham energi, dan saham konsumen non primer mencatatkan kenaikan paling tinggi, dengan masing–masing menguat mencapai 5,97%, 5,14% dan 3,84%.