Logo Bloomberg Technoz

Terbaik di Bursa Asia, IHSG Ditutup Melesat 2,75%

Muhammad Julian Fadli
25 March 2026 18:25

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan hari ini dengan penguatan yang amat optimistis. Lebih–lebih, penguatan IHSG menjadi tertinggi dan terbaik ketiga di Bursa Asia.

Pada Rabu (25/3/2026), IHSG ditutup di posisi 7.302,12, menguat 2,75% dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

Penutupan IHSG Sesi II pada Rabu 25 Maret 2026 (Bloomberg)

IHSG berhasil menutup perdagangan di posisi tertingginya 7.302,12 sedang terendah ada di 7.057,22. Volume perdagangan tercatat melibatkan 38,44 miliar saham. Nilai perdagangan mencapai Rp25,92 triliun dengan frekuensi yang terjadi 2,13 juta kali diperjualbelikan.


Saham–saham perindustrian, saham energi, dan saham konsumen non primer menjadi pendorong utama melesatnya IHSG dengan kenaikan 5,97%, 5,14% dan 3,84%. Sebanyak 574 saham mengalami kenaikan, dan 148 saham melemah. Sedang 101 saham stagnan.

Sejumlah saham mencatat kenaikan luar biasa dan menjadi top gainers. Di antaranya adalah saham PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) yang melejit 34,9%, saham PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) dan saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) yang melesat 34,5% serta saham PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) juga menguat 33,9%.