Polisi Soal Motif Wanita Diduga Ingin Bunuh Diri di Depan Istana
Dovana Hasiana
25 March 2026 20:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepolisian Resor Jakarta Pusat mengklaim belum bisa memeriksa seorang wanita yang diduga ingin melakukan bunuh diri di taman kawasan Monumen Nasional - seberang Istana Merdeka. Hal ini terjadi karena penyidik khawatir pemeriksaan justru akan menambah atau memicu depresi pada terduga.
"Setelah dia kami bawa ke Polres [Jakpus], penyidiknya juga susah untuk berkomunikasi gitu. Mau tanya-tanya, kita juga takut mengganggu dia jadi tambah depresi," kata Kepala Satuan PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Rita Oktavia dikutip, Rabu (25/03/2026).
Menurut dia, polisi belum bisa mendapatkan banyak informasi dari terduga. Polisi juga hanya mendapatkan informasi dari berkas catatan medis yang ada di dalam tas dan keterangan tim dokter RSCM.
Wanita berinisial JSLP berusia 20 tahun tersebut tak membawa identitas saat ditemukan Paspampres tengah berupaya melakukan bunuh diri di seberang Istana Merdeka. Di dalam tas, polisi menemukan berkas catatan medis, telepon genggam, dan tali putih sepanjang dua meter -- diduga akan menjadi alat bunuh diri.
Berdasarkan informasi sementara, kata Rita, JSLP mengalami depresi karena sejumlah persoalan berat di keluarga dan internal dirinya. "Jadi memang terlalu banyak permasalahan sehingga dia depresi," kata dia.





























