Distribusi BBM di Kalbar Mulai Normal Usai Riuh Panic Buying
Pramesti Regita Cindy
24 March 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat (Kalbar) berangsur normal dan aman, usai sebelumnya sempat terjadi panic buying sehingga terjadi tumpukan antrean hingga menyebabkan stok di sejumlah SPBU kosong.
Anggota Komite BPH Migs Fathul Nugroho mengungkapkan peningkatan suplai BBM ke sejumlah SPBU di Kalimantan Barat telah dilakukan sejak malam takbiran 20 Maret 2026, termasuk pengoperasian sejumlah SPBU selama 24 jam untuk mengurai antrean.
Selain itu, hingga pemantauan per 22 Maret 2026, kondisi antrean kendaraan diklaim mulai berangsur membaik.
"Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik," kata Fathul dalam siaran pers, Selasa (24/3/2026).
Sementara itu, berdasarkan pemantauan per 23 Maret 2026, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat Widhi Tri Adhi Hidayat menyebut antrean di sejumlah wilayah seperti Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya telah kembali normal.






























