Logo Bloomberg Technoz

Dampak Krisis Energi di 6 Negara: Solar Naik Tajam, Panen Kacau

Redaksi
18 March 2026 03:00

Tanda 'Maaf Tidak Berfungsi' pada pompa bahan bakar minyak./Bloomberg-Daniel Acker
Tanda 'Maaf Tidak Berfungsi' pada pompa bahan bakar minyak./Bloomberg-Daniel Acker

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perang di Iran yang kini memasuki pekan ketiga telah mengguncang pasar energi dunia. Dampaknya melanda sejumlah negara, terutama para importir minyak dan gas. Mulai dari harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak hingga proses panen kacau.

Berikut enam negara yang terdampak krisis energi imbas konflik Iran, sebagaimana dirangkum Bloomberg Technoz, Rabu (18/3/2025).

1. Harga Solar AS Tembus US$5,044/Galon


Harga solar AS melonjak di atas US$5 per galon untuk pertama kalinya sejak Desember 2022. Pasalnya, perang di Iran terus mengganggu pasokan, sehingga menambah tekanan pada sebagian besar sektor ekonomi terbesar di dunia.

Harga eceran rata-rata nasional mencapai US$5,044 per galon pada Senin, menurut American Automobile Association, naik tajam sejak konflik dimulai. Perang tersebut hampir sepenuhnya memutus pasokan bahan bakar, minyak mentah, gas alam, dan pupuk dari Teluk Persia karena Selat Hormuz tetap tertutup bagi lalu lintas kapal.