Logo Bloomberg Technoz

BI: Modal Asing Keluar US$1,1 M Maret 2026, Terpicu Geopolitik

Mis Fransiska Dewi
17 March 2026 16:30

RDG Bank Indonesia Februari 2026. (dok: BI)
RDG Bank Indonesia Februari 2026. (dok: BI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan investasi portofolio mencatat aliran ke luar modal asing dari pasar Indonesia atau net outflows pada Maret 2026 sebesar US$1,1 miliar, dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global akibat perang di Timur Tengah.

Hal ini berbeda dengan kondisi aliran modal dan finansial pada Januari–Februari 2026 yang secara kumulatif mencatat modal asing masuk ke pasar Indonesia atau net inflows sebesar US$1,6 miliar, ditopang oleh aliran masuk modal asing ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

"Ke depan, menurunnya prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan naiknya harga minyak global perlu mendapat perhatian karena dapat memperlebar defisit transaksi berjalan menuju batas atas kisaran defisit 0,9% sampai dengan 0,1% dari PDB (produk domestik bruto)," papar Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur periode Maret 2026, Selasa (17/3/2026).


Dalam kaitan itu, Perry berkomitmen untuk meningkatkan sinergi kebijakan demi memperkuat kinerja neraca pembayaran dan ketahanan eksternal, termasuk membangun kepercayaan investor global.

Dalam kesempatan tersebut, neraca perdagangan pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar US$1 miliar, lebih rendah dibanding surplus pada Desember 2025 yang sebesar US$2,5 miliar, akibat perlambatan permintaan dunia terhadap ekspor nonmigas.