Logo Bloomberg Technoz

“Iya, saya kira mutlak gitu, jadi kita tidak boleh tergantung pada satu pemasok saja, jadi sourcing kita harus didiversifikasi dan itu mestinya memang long-term, jadi kita long-term kontrak dengan negara-negara produsen yang harapan saya itu adalah G2G kemudian baru turunanya itu B2B,” kata Kholid di Rest Area KM 57 Jakarta–Cikampek, Senin (16/3/2026).

“G2G itu kan berarti harga diplomasi kan, long-term, kayak kita dengan Saudi Aramco, itu kan long-term kontrak sejak 1970-an. Jadi harganya itu harga nego meskipun bisa di-review setiap 6 bulan sekali tetapi di bawah harga spot. Kalau [impor dari pasar] spot itu risiko,” tegas dia.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan terdapat dua kargo minyak mentah yang tiba-tiba batal dikirimkan ke Indonesia dari Singapura, padahal kargo crude tersebut sudah dalam proses pengiriman ke Tanah Air.

Dia menyatakan pembelian minyak mentah dari Singapura tersebut dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui proses tender atau lelang melalui trader. Akan tetapi, ketika dua kargo crude tersebut sudah dalam proses pengiriman, tiba-tiba proses pengiriman dibatalkan.

“Tiga dua hari lalu kita sudah membeli minyak dari Singapura sudah berangkat ditenderkan oleh Pertamina lewat trader sudah berangkat, sudah masuk laut Indonesia kemudian disuruh kembali lagi dua kargo,” kata Bahlil dalam sidang rapat kabinet paripurna, Jumat (13/3/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukan bahwa teori perekonomian normal dalam proses pengadaan minyak mentah sudah tidak berlaku. Kini para pemasok bakal memilih negara yang menawar dengan harga tertinggi.

“Jadi sekarang perekonomian sekarang untuk urusan minyak ini Pak hukum normalnya sudah tidak berlaku. Karena siapa ada cuan dia beli karena barang susah ini,” ujar Bahlil.

Dikirim Ulang

Bahlil menyatakan Kementerian ESDM sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengajukan keberatan dan pada akhirnya pada 18 Maret 2026 akan terdapat 2 kargo minyak mentah yang dikirimkan ke Indonesia.

“Kalau tidak kita gugat. Sesuai dengan apa yang Bapak arahkan tapi kelihatannya mereka agak gertak-gertak dikit agak takut juga Pak. Jadi tanggal 18 udah bisa dibalikin Pak,” ujar Bahlil di hadapan Prabowo.

Adapun, berdasarkan data Dewan Energi Nasional (DEN) dan BPH Migas, komposisi impor minyak mentah Indonesia pada 2025 berasal dari berbagai negara mitra sehingga sumbernya terdiversifikasi.

Antara lain Nigeria sebesar 34,07 juta barel atau sekitar 25%, Angola sebesar 28,5 juta barel atau 21%, Arab Saudi sebesar 25,36 juta barel atau sekitar 19%, Brasil 9%, Australia 8%, serta sejumlah negara lainnya seperti Gabon, Amerika Serikat (AS), dan Malaysia.  

Untuk impor BBM, berdasarkan data Kementerian ESDM, pada 2025 Indonesia tercatat mengimpor BBM paling banyak dari Singapura dan Malaysia.

Terdapat negara lainnya yang turut menjadi sumber impor BBM RI, antara lain China, Korea Selatan, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), India, Mesir, Jepang, dan Taiwan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume impor minyak mentah kode HS 27090010 sepanjang 2025 mencapai 15,99 juta ton, naik dari realisasi sepanjang 2024 sebanyak 15,27 juta ton.

Pada 2023, impor minyak mentah tercatat cukup tinggi mencapai 17,03 juta ton. Sementara itu, pada 2022, impor minyak mentah yang dilakukan Indonesia sekitar 14,12 juta ton. Lalu, pada 2021 impor minyak mentah tercatat cukup melandai sejumlah 12,10 juta ton.

(azr/wdh)

No more pages