Logo Bloomberg Technoz

Dokter Soal Aturan Roko Baru: Tak Ada Batas Aman Nikotin

Recha Tiara Dermawan
16 March 2026 13:20

Daftar Golongan Tarif Cukai Rokok Saat Purbaya Mau Tambah Layer (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Daftar Golongan Tarif Cukai Rokok Saat Purbaya Mau Tambah Layer (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kebijakan pemerintah yang membatasi kadar nikotin dan tar dalam produk rokok mendapat perhatian dari kalangan tenaga medis. Dari sisi kesehatan, langkah tersebut dinilai sebagai upaya pengendalian risiko untuk mengurangi dampak buruk konsumsi produk tembakau terhadap masyarakat.

Dokter spesialis paru Feni Fitriani Taufik menilai kebijakan pembatasan kadar nikotin dan tar dalam produk tembakau perlu dipahami sebagai langkah pengendalian risiko kesehatan, bukan sebagai tanda bahwa produk tersebut aman dikonsumsi.

“Yang perlu dipahami, tidak ada batas tingkat pajanan yg aman dari produk tembakau,” ujar Feni kepada Bloomberg Technoz, Senin (16/3/2026).


Menurutnya, penetapan batas maksimal kadar nikotin dan tar dalam produk tembakau tidak dimaksudkan untuk melegitimasi keamanan produk tersebut.

“Penetapan batas maksimal kadar tar dan nikotin tidak dimaksudkan sebagai legitimasi keamanan produk tembakau,” katanya.