Logo Bloomberg Technoz

Toyota: Pasar LCGC Lesu Imbas Daya Beli Kelas Menengah Turun

Pramesti Regita Cindy
30 July 2026 09:30

Pengunjung melihat mobil Toyota Agya GR saat pameran IIMS 2023 di JIExpo, Jakarta, Kamis (16/2/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pengunjung melihat mobil Toyota Agya GR saat pameran IIMS 2023 di JIExpo, Jakarta, Kamis (16/2/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) menilai prospek pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia mash menjanjikan, namun pemulihannya sangat bergantung pada membaiknya daya beli masyarakat, utamanya pada kelompok kelas menengah yang menjadi basis utama pembeli kendaraan tersebut.

Vice President Director TAM Jap Ernando Demily menjelaskan menjelaskan, mayoritas konsumen LCGC sendiri merupakan pembeli mobil pertama.

Oleh karena itu, pelemahan daya beli kelompok kelas menengah secara tak langsung akan turut memengaruhi permintaan di segmen tersebut.


"Kalau melihat 1-2 tahun terakhir ini, keliatannya LCGC itu bagaimana [seolah] tertekan, tapi ini sejalan dengan komposisi middle class di Indonesia yang tertekan. [Jadi ini] Normal lah. Orang yang mampu beli mobil [selama ini] adalah yang middle class. Jadi pada saat middle class nya tertekan maka first time buyer nya juga akan tertekan," kata Jap dalam Media Brief GIIAS 2026, di ICE BSD Tangerang, dikutip Kamis (30/7/2026). 

Di sisi lain, Jap turut menepis anggapan bilamana penurunan penjualan LCGC disebabkan oleh semakin banyaknya pilihan mobil listrik dengan harga yang lebih terjangkau. Justru kata dia, profil konsumen kendaraan listrik berbeda dengan pembeli LCGC.