Refleksi Setahun Danantara, BRI Perkuat Akses Pendidikan Daerah

Bloomberg Technoz, Jakarta - Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa. Momentum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen dalam pengelolaan aset negara secara profesional dan berkelanjutan.
Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sejumlah menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara Indonesia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan pentingnya peran lembaga ini dalam mendukung penguatan ekonomi nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan arahan kepada seluruh jajaran Danantara mengenai pentingnya menjaga integritas serta disiplin dalam tata kelola. Ia menekankan bahwa pengelolaan aset negara harus berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa.
Presiden juga mengingatkan bahwa keberadaan Danantara Indonesia memiliki tujuan strategis. Lembaga ini dibentuk untuk memastikan pengelolaan investasi negara dilakukan secara profesional serta mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan nasional.
“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," imbuh Prabowo.
Kegiatan peringatan satu tahun ini mengusung tema “Satu Danantara”. Tema tersebut mencerminkan semangat kolaborasi seluruh BUMN untuk bergerak dalam satu langkah guna memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Selain itu, tema tersebut juga menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan dampak pembangunan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia. Kolaborasi antar entitas BUMN dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Komitmen Investasi dan Dukungan Pendidikan
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan bahwa tahun pertama perjalanan lembaga ini difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan yang kuat. Hal ini mencakup penguatan tata kelola serta arah kebijakan investasi negara.
Menurutnya, pengelolaan aset negara tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial semata. Lebih dari itu, pengelolaan tersebut harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi. Danantara juga berupaya memastikan bahwa hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dukungan terhadap sektor pendidikan. Dalam acara tersebut dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini dilaksanakan secara serentak oleh sejumlah BUMN di berbagai wilayah. Tujuannya adalah memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung persiapan generasi muda menuju Generasi Emas Indonesia.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia turut mengambil peran dalam program tersebut. Perseroan menyalurkan 5.500 paket perlengkapan sekolah kepada siswa di sejumlah wilayah.
Wilayah yang menerima bantuan tersebut meliputi Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, serta Papua Barat Daya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu siswa dalam menjalani proses belajar dengan lebih baik.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun masa depan generasi bangsa.
“BRI turut memperkuat fondasi masa depan generasi Indonesia melalui pemberian 5.500 Paket Sekolah di berbagai wilayah. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi siswa-siswi serta dapat menjadi motivasi dan pemantik semangat untuk terus belajar dan mewujudkan cita-cita. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan generasi unggul dari wilayah NTT, Sumatera Barat dan Papua Barat Daya” imbuh Hery.
Hery menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain itu, pendidikan juga membuka peluang bagi individu untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan global.
Melalui dukungan terhadap sektor pendidikan, BRI berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional.
Momentum satu tahun perjalanan Danantara Indonesia juga menjadi refleksi terhadap berbagai capaian yang telah diraih. Selama periode tersebut, lembaga ini telah berupaya memperkuat fondasi tata kelola investasi negara.
Selain itu, Danantara juga terus mendorong investasi strategis yang memiliki dampak ekonomi dan sosial jangka panjang. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
Sebagai badan pengelola investasi strategis, Danantara Indonesia memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN. Mandat tersebut diatur melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.
Lembaga ini berada langsung di bawah Presiden dan memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian berbagai program strategis nasional. Fokus utamanya adalah mempercepat industrialisasi serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam menjalankan tugasnya, Danantara mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Pendekatan ini menjadi dasar dalam memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara optimal.
Rosan menegaskan bahwa tahun pertama merupakan fase pembangunan fondasi bagi lembaga ini. Pada tahap berikutnya, fokus utama adalah memastikan fondasi tersebut dapat diterjemahkan menjadi kinerja nyata.
“Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata, melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia.” tutup Rosan.
































