Logo Bloomberg Technoz

CFX Rilis Laporan Data Industri Kripto Indonesia


Ilustrasi Bursa Aset Kripto CFX. (Dok: Perusahaan)
Ilustrasi Bursa Aset Kripto CFX. (Dok: Perusahaan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perkembangan industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan dinamika yang semakin kompleks. Aktivitas perdagangan yang meningkat serta bertambahnya jumlah investor membuat kebutuhan akan data pasar yang transparan dan dapat dipercaya menjadi semakin penting. Dalam konteks tersebut, penyedia infrastruktur perdagangan kripto mulai memperkuat keterbukaan informasi sebagai fondasi ekosistem yang sehat.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Central Finansial X (CFX) sebagai bursa aset kripto berizin di Indonesia merilis laporan bertajuk Perkembangan Data Industri Aset Kripto. Laporan ini dirancang sebagai sumber referensi resmi yang merangkum berbagai aktivitas perdagangan yang terjadi di dalam ekosistem Bursa Kripto CFX.

Publikasi ini akan diterbitkan secara rutin setiap bulan. Tujuannya adalah memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi pasar kripto di Indonesia berdasarkan data transaksi yang tercatat di bursa tersebut.

Laporan ini tidak hanya ditujukan bagi pelaku industri kripto, tetapi juga masyarakat luas yang ingin memahami kondisi pasar sebelum melakukan aktivitas investasi. Dengan adanya data yang lebih terbuka, diharapkan tingkat literasi dan kepercayaan publik terhadap industri kripto juga meningkat.

Data yang dimuat dalam laporan tersebut mencakup aktivitas pada pasar spot maupun pasar derivatif. Informasi yang disajikan meliputi volume perdagangan, frekuensi transaksi, hingga jumlah konsumen aktif bulanan yang terlibat dalam perdagangan aset digital.

Agar dapat diakses secara luas oleh masyarakat, laporan ini didistribusikan melalui berbagai kanal resmi. Publik dapat memperoleh data tersebut melalui situs web resmi Bursa Kripto CFX serta kanal media sosial yang dikelola oleh perusahaan.

Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kualitas ekosistem kripto nasional.

Menurutnya, ketersediaan data yang valid dan terbuka merupakan fondasi penting dalam membangun industri yang kredibel dan berkelanjutan.

"Sebagai bursa kripto, kami selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas ekosistem aset kripto melalui ketersediaan data transaksi yang valid dan transparan. Kami berharap data-data tersebut dapat rujukan yang objektif bagi masyarakat maupun konsumen dalam melihat kondisi pasar dan sebelum mengambil keputusan transaksi," jelas Subani.

Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi pilar utama Bursa Kripto CFX yang menempatkan transparansi data sebagai salah satu prioritas utama dalam pengembangan ekosistem perdagangan aset digital.

Data Perdagangan Kripto Februari 2026

Dalam laporan periode 1 hingga 28 Februari 2026, Bursa Kripto CFX mencatat aktivitas perdagangan yang cukup signifikan di dalam platformnya. Data menunjukkan adanya ribuan aset kripto yang diperdagangkan melalui berbagai pedagang aset digital yang telah terdaftar.

Secara keseluruhan terdapat 1.457 aset kripto yang tercatat aktif diperdagangkan di ekosistem CFX. Selain itu terdapat 127 kontrak derivatif yang juga diperdagangkan melalui jaringan pedagang aset keuangan digital.

Seluruh aktivitas perdagangan tersebut dilakukan melalui 25 Pedagang Aset Keuangan Digital yang telah terdaftar dalam sistem bursa. Keberadaan para pedagang ini menjadi bagian penting dalam mendukung likuiditas pasar serta menyediakan akses transaksi bagi para investor.

Dari sisi nilai transaksi, pasar spot mencatat volume perdagangan sebesar Rp24,33 triliun sepanjang Februari 2026. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap perdagangan aset kripto di pasar domestik.

Sementara itu, aktivitas perdagangan pada pasar derivatif juga menunjukkan pergerakan yang cukup aktif. Volume transaksi derivatif tercatat mencapai Rp3,88 triliun pada periode yang sama.

Data tersebut memberikan gambaran bahwa ekosistem perdagangan kripto di Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya berbagai instrumen perdagangan yang tersedia bagi investor.

Selain mencatat nilai transaksi, laporan tersebut juga menampilkan daftar aset kripto dengan volume perdagangan terbesar selama periode laporan. Informasi ini memberikan gambaran mengenai aset yang paling diminati oleh pelaku pasar.

Sepanjang Februari 2026, lima aset kripto mendominasi aktivitas perdagangan di Bursa Kripto CFX. Kelima aset tersebut adalah Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Pippin (PIPPIN), dan Solana (SOL).

Dominasi aset tersebut mencerminkan kecenderungan investor yang masih menempatkan aset kripto besar sebagai pilihan utama dalam aktivitas perdagangan.

Subani menambahkan bahwa publikasi laporan ini juga melengkapi berbagai informasi pasar yang sebelumnya telah tersedia di situs resmi Bursa Kripto CFX.

Di dalam situs tersebut, masyarakat juga dapat mengakses Daftar Aset Keuangan Digital yang memuat seluruh aset kripto yang secara resmi dapat diperdagangkan di Indonesia.

Selain itu tersedia pula Data Ringkasan Pasar yang menampilkan frekuensi transaksi harian, volume perdagangan pada pasar spot maupun derivatif, serta pergerakan harga acuan berbagai aset kripto.

Dengan semakin lengkapnya informasi yang tersedia, masyarakat diharapkan memiliki referensi yang lebih kuat sebelum mengambil keputusan investasi di pasar kripto.

Subani juga menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengembangkan berbagai instrumen data pasar di masa depan.

"Data industri, DAKD, hingga ringkasan pasar yang ditampilkan di website Bursa Kripto CFX dapat dijadikan rujukan oleh masyarakat ketika hendak melakukan investasi aset kripto. Ke depan, kami akan terus menambah berbagai instrumen data pasar relevan lainnya untuk mengukuhkan posisi Bursa Kripto CFX sebagai rujukan informasi utama untuk seluruh informasi yang berkaitan dengan data pasar aset kripto di Indonesia," tutup Subani.

Melalui publikasi rutin ini, Bursa Kripto CFX berharap dapat memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap ekosistem perdagangan aset digital di Indonesia. Transparansi data dinilai menjadi kunci penting untuk mendorong pertumbuhan industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di masa depan.